Sabtu, 06 Desember 2014

sket di pasar


obyek tinta merah...posisi tlalu cepat berubah gaya. Jadi berantakan ngikuti alur gesture... tapi ini jd langkah pertama pemanasan 'mood' nyeket... try first...next find other object. ada bnernya lirik Sting... let your soul... be your pilot.

KIRI : pak tua yang terlihat lusuh. Guratan wajahnya dipenuhi alur renta. Gerakanx lamban...duduk tenang memegang sabit handel panjang. Mungkin lagi cari rumput disekitar pematang trotoar. Baju kaos polo garis" jejak legam daki. Dekil en the kumel. Celana 3/4.. dan pinggang di lilit sarung kotak". Cahaya hidup-nya terkesan redup. prediksi umur 70-an keatas. Observasi thd sekitar sangat lelet... cenderung agak gaya ling-lung.
KANAN ; agak kontras, Usia bapak ini kisaran genre 60-an. Terlihat atraktif. Duduknya gak tenang.. berganti" pose..sangat hiper-aktif. Aura dinamika-nya sangat dominan. Tampil perlente dengan atas-bawah kostum hitam. Rambut cepak ala tentara. Sekilas tampilan luar-nya seperti gaya "Intel". Gaya bicara ceplas-ceplos... Tapi kesan pertama justru sy pikir dia lebih tepat sbg kepala divisi Sekurity di perusahaan antah-berantah. Setidaknya masih tema sekitar itu. Dari dialog hape-nya... makin terdeteksi, bisa jadi dia organisator tenaga kerja.. semacam HRD tapi khusus bidang keamanan. Nyeplos tentang tema tambang. Entah, wilayah mana. Lawan bicarax asal Bali. Dan dia dipercayakan penuh emban tugas dlm alur koordinasi tugas lokal. Secara logat... justru kental aksen Madura. Dimma sakerah kakeh?

Cidomo... semacam andong atau dokar klo di tanah jawa. kendaraan angkutan umum untuk jarak dekat, alternatif selain angkot di kota Mataram. CiDoMo... adalah singkatan dari Cikar-Dokar-Motor. Perpaduan dari 3 unsur benda terkait. — at Pasar Kebon Roek.


mix-match sket di 2 lokasi berbeda. pasar Bertais & Kebon Roeq.

sampel obyek termudah .. dari 3 bocah yg ikut. cuma si Jihan yang mudah di sket dengan cepat. Sesuai pembawaanx yang rada anteng.., gak gampang alih pose dlm skala pengamatan durasi yang memadai.

istri Amaq Har... tumben menyempatkan diri keluar dari warung
dan tampak ngobrol dengan seseorang. Blm tuntas saya eksekusi rekan disampingnya..
eh, lagi-lagi beringsut dari sana.


ini sket pembuka ... masih di rumah... baru hendak pigi mpasar...
dan Akhtar jadi ajang latih 

caption sudah gamblang tuh!


penjual burung ini beranjak mau hengkang dari spot jualan-nya.


Tidak ada komentar: